Daftar nama nama penginapan murah dibali
Poppies Lane
Poppies Lane terbagi 2 jalan, Poppies Lane I & II, kedua jalan ini
menghubungkan Jalan Pantai Kuta dan Legian yang satu arah. Di 2 jalan
ini dapat ditemukan banyak sekali penginapan bungalow/losmen yang murah
dan terjangkau untuk budget traveller. Juga toko-toko yang menjual baju
dan souvenir khas Bali.
1. Cempaka II (Bersih & privasi) : 0361 757750 dengan Kadek
2. Ronta Bungalow (Bersih) Gg. Ronta 0361 754246. 50 m dari monumen Bom
Bali I
3. Losman Arthawan ( 0361 752913 ) - Poppies Lane II
4. Dua Dara, Poppies Lane II.
5. Segara Sadhu Inn. 0361) 759909, Jl. Poppies II Gang 1 # 3A
6. Jus Edith Bungalows 0361) 750558, Gang Ronta, Poppies Lane II
7. Gora Beach Inn - Poppies Lane 2, Banjar Pengabetan (0361 - 75257
8. Yunna Cottage - Jl. Pantai Kuta Gg Poppies 2 (0361 - 753015)
9. Tunjung Bali Inn - Poppies Lane 2 (0361 - 762990)
10. Palm Gardens Taman Nyiur - Poppies Lane 2 (0361 - 75219
11. Okie House - Poppies Lane 2 ( 0361- 752081)
12. Mahendra - Poppies 1 Banjar Pengabetan (0361 - 752371)
13. Puri Agung - Poppies 1 (0361 - 750054)
14. Bungalows Taman Ayu - Poppies 1 (0361 - 751855)
15. Komala Indah - Poppies 1 No. 20 (0361 - 751422)
16. Agung Putra Inn, Jl Poppies I Kuta, Phone : +62 361 766708
Penginapan diatas biasanya mempunyai fasilitas 2 tempat tidur, kamar
mandi di dalam, kipas angin/ AC dan Light breakfast di pagi hari. Lama
penginapan dapat harian, mingguan, atau bulanan. Untuk mingguan dan
bulanan dapat meminta diskon kepada petugas penginapan, discount bisa
sampai 20 % untuk 1 bulan. Selain itu di poppies lane ini banyak sekali
bule-bule berseliweran (mostly Australian).
Senin, 29 Juli 2013
Minggu, 28 Juli 2013
Cara Mengurus Sendiri Perjalanan Pulau Seribu
CARA MENGURUS SENDIRI PERJALANAN KE KEPULAUAN SERIBU
Hai semuanya, secara udah hamper ribuan kali ke Kepulauan seribu, maka saya sharing beberapa panduan dan tips untuk mengurus sendiri perjalananmu ke pulau dan pantai di kepulauan seribu yang baik dan benar, sehingga perjalanan bisa terlaksana dengan sukses, aman, nyaman dan menyenangkan. Owkay, are you ready for this ???
Sebelum kita memulai mengurus suatu perjalanan ke pulau atau pantai, pertama2, kita harus menentukan terlebih dahulu lokasi tujuan wisata yang akan kita kunjungi dan nikmati. Untuk sharing session kali ini, saya akan mencontohkan untuk mengurus trip sendiri ke Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu (Thousand Island) untuk perjalanan selama 2 hari 1 malam di akhir pekan.
Kenapa pulau Pramuka ? Karena pulau Pramuka merupakan pusat administrasi dan pemerintahan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, sehingga apabila kita ingin berkunjung ke pulau2 yang berada di sekitar Kepulauan seribu, pulau Pramuka adalah pulau transit umum tempat para flashpacker menginap. Ok, berarti langkah paling awal untuk mengurus suatu perjalanan sudah kita tentukan, yaitu pulau Pramuka.
Owkay, setelah mengetahui lokasi tujuan wisata, buatlah beberapa persiapan seperti dibawah ini :
1.\tPenginapan
2.\tTransportasi (angkot, kapal ojek & kapal ojek untuk Island Hopping)
3.\tItinerary / Run Down Program / Rencana Perjalanan
4.\tMakanan & Minuman / F & B
5.\tAsuransi perjalanan
6.\tPerkiraan Biaya
7.\tAjakan Trip
8.\tRegistrasi dan pembayaran
9.\tData2 Peserta
10.\tBarang2 yang perlu dibawa, do and dont
11.\tPerkenalan, Permainan
12.\tPenutup
13.\tUcapan terima kasih, CD burning day, Facebook
Mari kita bahas satu persatu
1.\tPenginapan
Di Pulau Pramuka terdapat berbagai jenis penginapan, mulai dari penginapan yang sejenis kamar hotel, pakai AC ataupun yang hanya pakai kipas angin dengan kamar mandi yang terletak di dalam/luar kamar, atau malah penginapan yang merupakan home stay atau rumah penduduk yang disewakan selama akhir pekan, yang biasanya terdiri dari satu rumah dengan beberapa kamar dan ruang tamu yang cukup luas.
Harga penginapan yang disewa di pulau pramuka itu beragam, harga untuk satu kamar sejenis villa dengan fasilitas AC/Non AC dengan kamar mandi dalam, harganya yang ditawarkan mulai dari Rp 350,000/malam Rp 450,000/malam (1 kamar bisa sharing 3 orang per kamar). Sedangkan untuk sewa penginapan home stay, Rp 400,000 - Rp 500,000/malam (sharing 15 orang disatu rumah).
Saya pribadi lebih suka menginap disebuah rumah penduduk yang bisa mengakomodasi 15 orang di satu rumah, karena kekeluargaan nya lebih terasa. Selain bisa silaturahmi, ngobrol2, bermain games, kita bisa lebih mengenal satu dengan lainnya. Tapi kadang2 ada saat2 dimana saya juga ingin relaxinhg, privasi dan ngak pingin diganggu. Nah, untuk waktu2 seperti ini, saya menyewa penginapan dimana 1 kamar hanya bisa dipakai untuk 2 atau 3 orang maksimal.
Untuk yang cari pengalaman yang berbeda, biasanya ada backpacker/flashpacker yang akan lebih menyukai menginap dengan tenda atau berkemah, yang lebih popular dengan istilah camping, tentunya dengan mengandalkan tenda dan peralatan kemping. Mereka biasanya pada menginap di Pulau Semak Daun, sekitar 30 menit dari Pulau Pramuka atau di pulau2 disekitar Kepulauan Seribu. Sedangkan untuk yang mencari kenyamanan, mereka akan memilih untuk tidur di vila2 atau rumah2 penduduk yang disewakan untuk menginap. So, choose your own preference.
Ada beberapa kekurangan dan kelebihan masing2. Untuk yang senang berkemah, selain harus punya peralatan kemping, perlengkapan masaknya beserta bahan2 yang akan dimasaknya, otomatis harus mau bekerja sama untuk membangun tenda dan tidak semua orang bisa memasang tenda dengan baik dan benar. Selain memasang tenda, tentu saja kita harus memasak sendiri untuk makanan dan minuman kita selama berkemah. Di Pulau Semak Daun ada sedikit penduduk yang tinggal disana dan bisa membantu koordinasi dan ijin menginap disana. Tapi jangan sedih, di banyak tempat penyewaan alat2 berkemah, kita bisa minta diajarin kok, gimana cara nya membangun sebuah tenda, kalo nggak percaya, langsung aja dateng ke Saung Goa, penyewaan tenda di Ciputat langganan saya. Selain bisa meminjam alat2 berkemah yang komplit (lengkap dengan trangia, senter, lampu petromax dll dsb), mereka suka ngasih teh botol gratissss ! dan yang nongkrong disana ganteng2 bo, anak2 gunung gitu deh, cateeett !
Ada lagi backpacker/flashpacker yang nggak mau rugi, yang kalo berkunjung di suatu pulau/pantai tidak mau bersusah2 menyewa kamar/rumah/mendirikan tenda. Mereka akan merasa cukup nyaman untuk tidur dengan memakai sleeping bag saja di area terbuka, seperti tidur di mesjid/sekolah/lapangan/dermaga. Akan tetapi saya sama sekali tidak merekomendasikan kalian untuk melakukan hal yang sama ya, selain banyak nyamuk, keamanan tidak bisa terjamin karena itu tempat umum, tidak ada lemari penyimpanan untuk meletakkan ransel/barang2 bawaan, dan kadang2 diusir oleh penduduk setempat karena tempat2 tersebut bukan lah tempat yang pantas untuk tidur atau menginap. Kadang2 teman saya yang punya hobby olah adrenalin yang sering main ke Pulau melakukan hal itu, tidur dimana aja dengan sleeping bag andalannya, tapi jarang ada yang berani ngusir dia karena tampangnya yang preman banget, secara dia itu tinggi besar dengan kumis jenggot dan bulu dimana2. (kenapa saya malah ngebayangin manusia sejenis Ridho Roma ya, kagak ada sangar2nya, yang ada malah gemes pengen nyubit. Oh Ridhoooo!). Sekali lagi, menginap dengan cara tidur dimana aja dengan sleeping bag sangat tidak disarankan ya, kecuali apabila tempat itu menyediakan lokasi untuk berkemah atau tidur dengan sleeping bag, so please take this option out of your list .
Kalo menginap di penginapan sejenis Villa atau kamar hotel, harganya lumayan mahal tapi jangan khawatir, harga tersebut bisa di sawer alias dibayar secara patungan beramai2 karena kalo di penginapan seperti Villa Dermaga misalnya, kita bisa sharing kamar bertiga karena 1 kamar biasanya muat untuk 3 orang, dan kalo tambah extra bed lagi (dan bayar extra) bisa muat buat untuk 4 orang di satu kamar, tempat tidurnya besar, kasurnya empuk, ada AC dan kamar mandi di masing2 kamar.
Lain hal nya di Villa Delima. Biarpun 1 kamar memang kapasitasnya untuk 4 orang karena kamarnya emang luas, akan tetapi tidak ada tempat tidur jadi kasurnya digelar di bawah aja dan kasur yang disediakan sebenarnya hanya buat 2 orang saja. Kalo di akal2in, kasurnya bisa dan boleh sih di sharing buat ber 4, tapi tidurnya jadinya rusuh dan sempit, trus kasur nya keras dan per/besi kasurnya nya kalo kena tulang punggung amat tidak nyaman. Tapi enaknya disini ada AC nya, dan kamar mandi didalam kamar masing2.
Tapi salah satu keuntungan nginep di villa2 tersebut adalah, selain tempatnya bagus dan bersih, makan nya bisa disediakan (sarapan pagi atau makan siang/makan malam), jadi ngak perlu pusing dan ribet ngurus makanan dan makanan nya banyak banget variasi nya, rasa masakan nya juga enak dan sedap dan lokasi penginapan nya dekat dengan dermaga dengan banyak warung2 dan abang jualan makanan di sekitar.
Sedangkan kalo kita menginap dirumah penduduk, biasanya satu rumah yang besar itu menyediakan 2 atau 3 kamar besar yang kosong, jadi 15 orang tersebut dibagi aja per kamar nya berapa orang, lalu sisanya bisa tidur diruang tamu. Biasanya kamar yang dipakai AC cuman 1, yang lainnya non AC.
Enaknya nginep dirumah penduduk adalah, selain harganya murah (1 rumah harganya biasanya Rp 400,000 Rp 500,000/malam dan biaya nya bisa dibagi rata ke 15 orang), kita bisa berkumpul bersama dan kekeluargaan nya dapet banget. Selain bisa silaturahmi, ngobrol2, bermain games, kita bisa lebih mengenal satu peserta dengan lainnya. Tapi yang nggak enak, selain panas (karena mungkin tidak semua kamar ada AC dan blom tentu disediakan kipas angin), kamar mandi nya biasanya cuman disediakan 2 buah per rumah, sehingga kebayang dong, kalo pagi2 15 orang pengen mandi atau melakukan aktifitas rutin pagi2, harus rebutan dan antri ke toilet. Trus blom lagi yang antri mau nge charge baterei HP atau baterei kamera karena biasanya semua orang jadi egois dan masing2 pengen nge charge duluan dan masing2 alat elektronik tersebut kan nge charge nya 1 jam-an, sehingga kadang2 bisa membuat suasana antrian jadi ngak nyaman.
Ok, berdasarkan informasi diatas, tentukan penginapan jenis mana yang kamu inginkan.
Tips :
-\tBila menginap di rumah penduduk, jangan lupa membawa kabel terminal/kabel extention yang bisa di share sehingga beberapa orang bisa nge charge alat2 elektronik mereka pada saat yang bersamaan.
-\tIdealnya, penginapan di booking 2 mingu sebelumnya, dan di konfirmasi ulang 1 minggu dan 2 hari menjelang berangkat ya!
2.\tTransportasi (angkot, kapal ojek & kapal ojek untuk Island Hopping)
Angkot Grogol Muara Angke
Bagi peserta yang blom pernah sama sekali ke Pulau Pramuka, sebelum menyebrang menuju ke Pulau Pramuka dari pelabuhan Muara Angke, pemimpin rombongan sebaiknya menetapkan untuk berkumpulnya dimana. Biasanya saya menetapkan untuk berkumpul di depan halte busway terminal grogol jam 05.30 pagi, dimana suasana nya sudah ramai dan keadaan juga sudah mulai terang. Lalu apabila semua peserta sudah berkumpul, dari halte busway semua peserta bisa berjalan kaki bersama menuju ke arah bawah jembatan dimana disana banyak terdapat angkot merah dengan nomor 001 yang menuju Muara Angke. Carter aja angkotnya, karena kalo nggak carter kita akan nunggu lama agar angkotnya penuh, duduk bercampur dengan orang lain dan rombongan kita akan terpisah. Biasanya saya carter - on the spot (tidak booking sebelumnya) dan bayar rp 75,000/angkot untuk 15 orang.
15 orang muat didalam satu angkot ??? BISA !!! sumpe lo!!! gimana caranya? atur aja sendiri, haha! yang jelas biasanya rombongan saya 15 orang selalu muat didalam satu angkot, biarpun duduknya berjejal2 dan kalo badan nya gede2, ada aja yg berdiri deket pintu. Kalo ngak mau desak2an, ya carter aja dua angkot, tapi berarti keluar biaya lagi. Biasanya angkotnya akan masuk ke Pelabuhan Muara Angke dan kita akan diturunkan di pintu masuk menuju pelabuhan. Perjalanan dari Grogol Pelabuhan Muara Angke sekitar 15-20 menit. Usahakan paling lambat jam 06.00 pagi kamu sudah berangkat menuju ke Muara Angke ya!
Pelabuhan Kapal Penyebrangan Muara Angke
Dibanding sekitar 4-5 tahun sebelumnya, transportasi ke Kepulauan seribu sekarang2 ini jauuuuh lebih mudah. Duluuuu, banget, rasanya cuma ada 1-2 kapal yang berangkat ke Pulau Pramuka dalam satu hari, itupun ngak setiap hari jadwalnya, dan waktu tiba nya suka2 nahkoda atau sang pemilik kapal. Jadi inget waktu duluuuu, banget, kita udah ngumpul di muara karang jam 6 pagi, tapi kapalnya baru datang dan berangkat jam 10.00 pagi, hehe. Tapi untungnya sekarang udah banyak banget armada nya, jadi nggak perlu khawatir nggak bakalan keangkut.
Ada beberapa jenis kapal motor yang digunakan untuk ke pulau Pramuka, kapal motor dan kapal cepat
-\tKapal Motor (Kapal Ojek)
Ada banyak kapal motor yang merapat di pelabuhan Muara Angke, sebagian besar rute nya ke Pulau Pramuka, tapi ada juga yang berangkat ke Pulau2 terdekat lainnya seperti Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Karya, etc. Kapal favorite saya ke Pulau Pramuka adalah kapal motor monggomas, karena kapalnya termasuk kapal yang besar, teduh dan nyaman. Tapi sayangnya kapal2 seperti ini jalannya sangat lambat dan menunggu penumpangnya penuh juga sangat lama. Jadi akhirnya ending2nya tetep saja saya menggunakan kapal yang lebih kecil yang cepet penuh dan langsung berangkat. Dan senangnya, kalo misalnya satu kapal udah penuh dan kita blom keangkut, masih banyak lagi kapal motor yang akan berangkat ke Pulau Pramuka sehingga banyak orang bisa terangkut pada saat yang bersamaan.
Jadwal keberangkatan dari Muara Angke Pulau Pramuka jam 07.00 pagi dan jam 10.00 pagi (termasuk week-end), tapi kadang2 kalo penuh bisa langsung berangkat lebih cepat dari itu, misalnya di pertengahan November 2010 saya ke Pulau pramuka, kapalnya berangkat pada pukul 06.20 pagi! Sedangkan jam keberangkatan dari Pulau Pramuka ke Muara Angke adalah jam 08.00 dan 12.30 siang setiap harinya. Biaya dari Muara Angke Pulau Pramuka Rp 30,000/orang 1 kali jalan. Demikian pula sebaliknya, dan ada biaya masuk ke Pulau pramuka Rp 2,000/orang.
Kapasitas kapalnya sekitar 50 orang sekali jalan, tapi seringnya, over capacity alias penumpang nya diangkut lebih banyak dari kapasitasnya. Yeap, wong kami aja pernah kok ngalamin kapal yang hampir tenggelam karena terlalu penuhnya penumpang, ngeri banget saat itu. Sayangnya hampir semua kapal motor yang tersedia di Muara Angke tidak menyediakan pelampung, jadi apabila ada yg tidak bisa berenang atau tidak nyaman tanpa pelampung, silahkan beli/bawa sendiri masing2 ya.
-\tKapal Cepat (Speed boat)
Kapal cepat atau speed boat yang menuju Pulau Pramuka ini berangkatnya dari Pantai Marina Ancol, namanya Kapal Kerapu dan Kapal Lumba2. KM Lumba-lumba (2 Unit, kapasitas 50 org) dan KM Kerapu (6 Unit, kapasitas 25 org). Kapal2 tersebut sudah berfungsi mulai dari tahun 2007, tapi sempet mecet proyeknya dan terhenti sama sekali pengoperasian nya, hingga akhirnya pada tahun 2010 ini dihidupkan kembali. Biaya sekali berangkat nya dari Rp 25,800 Rp 32,000 tergantung lintasan.
Tidak seperti kapal ojek di muara Angke yang bisa beli tiket ditempat dan kalo kehabisan tiket bisa tunggu kapal berikutnya, kapal cepat ini harus membeli disana juga tanpa bisa pesan terlebih dahulu sebelumnya, sehingga kalo tiketnya habis, kita tidak bisa berangkat pada saat itu juga, harus naik hari berikutnya. Loket pembelian tiket buka pada pukul 06.30 pagi (tapi sangat disarankan untuk berada disana pada pukul 06.00 pagi dikarenakan banyak nya peminat),
Jadwal kapal cepat ini berangkat dari Marina jam 08.00 pagi setiap harinya, berangkat dari Dermaga 21, dan kembali jam 14.00 sore.
Rute kapal Kerapu ini juga tidak seperti kapal ojek yang langsung berangkat nggak mampir2, tapi rutenya lebih muter2. Kapal cepat Kerapu dan Lumba2 ini mempunyai 5 lintasan tetap :
Lintasan I : KM Lumba-lumba
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Pramuka - Pulau Kelapa PP
Lintasan II : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Pramuka -P ulau Kelapa (PP)
Lintasan III : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Lancang - Pulau Payung - Pulau Tidung
(PP).
Lintasan IV : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Lancang - Pulau Pari - Pulau Pramuka
(PP)
Lintasan V : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau
Untung Jawa - Pulau Pari - Pulau Pramuka - Pulau Kelapa (PP).
Marina Ancol 640-1140
Ibu Rika 0812-81740994
Note, Tips & Lesson Learnt :
-\tAda banyak kapal yang merapat di pelabuhan Muara Angke yang rute nya hanya ke Pulau Pramuka, tapi ada juga beberapa kapal yang menuju ke Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Karya, Pulau Untung Jawa, dll dsb, jadi pastikan kita tidak naik kapal yang salah.
-\tLalu secara jadwal berangkat kapalnya menunggu penuh nya kapal, sebaiknya jam 06.15 06.30 pagi kamu sudah stand by di Muara Angke karena kadang2 apalagi di musim liburan atau akhir pekan) kapalnya berangkat jam 06.30 atau sepenuhnya penumpang yang artinya kalo udah penuh kapalnya langsung berangkat, nggak perduli bahwa beberapa teman kita masih blom dateng dan akan ketinggalan kapal.
-\tBiasanya kalo musim liburan atau di akhir pekan, selain penduduk kepulauan Seribu, akan ada banyak sekali rombongan2 milis2 traveling yang akan berangkat ke Pulau sehingga di pelabuhan Muara Angke akan ramai sekali , jadi ada kemungkinan akan rebutan dengan orang2 yang akan menuju Pulau Pramuka. Jadi begitu kapal yang menuju Pulau Pramuka datang atau sudah stand by di pinggir pelabuhan, langsung aja naik, cari posisi duduk senyaman2nya, make yourself feel comfortable, duduknya jangan tergantung teman atau tergantung sama orang lain, cari aja kenyamanan sendiri, karena perjalanan akan memakan waktu sekitar 2,5 jam sampa 3 jam paling lama.
-\tKalo kita beruntung, kita akan dapet kapal ojek yang ada tutup terpalnya, kalo lagi sial, bisa2 kita duduk di kapal ojek yang tanpa ada tutup terpalnya dan akan terbakar matahari. Kalau masih pagi sih nggak apa2 ya, berjemur dibawah terik matahari, matahari nya masih sehat kok, tapi kalo siang jangan deh, daripada nanti kena kanker kulit siang2 terpanggang di kapal.
-\tKadang kita juga akan 1 kapal dengan motor, dengan kambing, dengan sayur mayur, dengan matras tempat tidur atau barang2 belanjaan lainnya karena ingat, kapal ojek ini merupakan transportasi umum penduduk yang tinggal di sekitar kepulaun seribu untuk berbelanja harian, bulan etc etc.
Sewa kapal motor pribadi buat island hopping selama di Kepulauan Seribu
Seperti hal nya penginapan, kapal motor ojek juga harus di booking jauh2 hari. Range harganya berkisar antara Rp 300,000 Rp 400,000, tergantung kapasitasnya dan tergantung jarak & lokasi snorkelingnya. Untuk yang kapasitas 15 orang, cukup kapal motor yang ukuran sedang saja, biasanya kapal motor tersebut akan membawa kita ke beberapa pulau terdekat seperti Pulau Panggang, Pulau Air, Pulau Kotok besar, Kotok Kecil dan Semak Daun, dari pagi sampai sore.
Untuk kapal yg lebih besar kapasitas nya, ada kapal wisata baru yang bisa disewa dari Pak Ismail, dengan kapasitas 40 orang maksimal, harga sewa nya adalah Rp 1,000,000/hari.
Kalu saya sarankan, sewa kapal motor yang ada kompornya ditengah, so ditengah laut awak kapalnya bisa masain kita mie goreng, sosis goreng atau kentang goreng ketika kita lagi snorkeling, sehingga ketika kita udah selesai snorkeling & kelaparan, makanan hangat sudah menanti ! Tapi biasanya ada tambahan beli gas untuk kompor sekitar Rp 20,000 untuk masak nya.
Untuk sewa kapal, kita bisa menghubungi :
-\tBapak Ismail (021-71401553 / 0817-640 5654),
-\tBapak Untung (0813-1955 1955),
-\tMas Beni (0878 8104 1312)
-\tBapak Tobing (0813-8162 0151)
-\tKapten Usman (0878 8281 3646)
-\tBapak Menik (0813-9908 1749)
Kalau kalian sudah sering ke Pulau dan menyewa kapal motor sama mereka, dijamin lama2 kita dapet harga sahabat!
3.\tItinerary / Run Down Program
Nah kalo udah dapet penginapan dan dapet kapal, mulailah susun program, mau kemana dan ngapain aja selama disana, jadinya ketika sampai disana, nggak amti gaya karena emang udah ada tujuan wisata dan kegiatan nya.
Contoh itinerary : (jadwal bisa berubah sesuai dengan kondisi cuaca atau tergantung situasi dan kondisi saat itu)
Hari ke-1, Sabtu
05.30 Grogol
05.30 - 06.00 Grogol-Muara Angke (angkot)
06.30 09.30 Muara Angke - Pramuka (kapal motor)
09.30 - 10.30 turun di dermaga Pramuka, ke home stay utnuk meletakkan barang2, ganti baju renang, ambil lunch box, siap2 berangkat untuk snorkeling
10.30 - 12.00 Snorkeling di sekitar Pulau Pramuka
12.00 - 12.30 Makan siang diatas kapal
12.30 - 17.00 Snorkeling di sekitar Pulau Pramuka (continue)
17.00 - 18.00 kembali ke penginapan, sunset di Pulau Pramuka
18.00 - 19.00 Istirahat, mandi
19.00 - 21.00 makan malam
21.00 - Games, karaoke, etc\t
Malam harinya setelah makan malam dan waktunya bersantai, berikan dan adakan pecahan es alias ice breaking alias waktu untuk saling mengenal anggota yang ikut, jangan lupa sisipkan games2 atau permainan2 yang ringan, lucu dan segar yang melibatkan semua orang. Trust me, being silly once in a while is fun! Dan efeknya, setelah permainan selesai, biasanya suasana akan lebih cair dan keakraban mulai terjadi yang membuat kita makin betah untuk menikmati liburan bersama ini.
Hari ke-2, Minggu
07.00 - 08.00 Mandi, sarapan
08.00 - 11.00 Santai, jalan2 sekitar Pulau Pramuka (penangkaran Penyu harus bikin janji terlebih dahulu
11.00 - 12.00 Makan siang
12.00 Siap2 ke dermaga untuk kembali ke Muara Angke
12.30 - 16.00 Pramuka - Muara Angke (kapal motor)
16.00 - 17.00 Muara Angke Grogol (angkot)
4.\tMakanan & Minuman / F & B
Warung makanan di Pulau Pramuka amat sangat gampang ditemui. Kalo kita menginap di penginapan penduduk, biasanya masing2 penginapan menawarkan paket sarapan/makan siang/makan malam yang berkisar Rp 20,000- Rp 25,000/orang/sekali makan, tapi makanan nya enak dan banyak sekali variasinya, 4 sehat 5 sempurna deh pokoknya. Tapi apabila kita tidak mau makan dengan paket yang ditawarkan, jangan khawatir, rumah makan di sekitar Pulau Pramuka pun mulai menjamur, mulai dari rumah makan didekat lapangan bola yang sop buntut dan soto nya enak yang harganya Rp 15,000 per porsi, trus ada rumah makan Padang juga loohh (hidup Padang !), nasi ayam atau nasi rendang sekitar Rp 15,000
Bagi saya pribadi, biarpun di Pulau Pramuka memang banyak terdapat warung makanan, dikarenakan belakangan ini banyak banget pengunjung yang berkunjung kesana, kadang2 makanan2 tersebut habis dalam tempo yang sesingkat2nya, jadi saya merasa lebih aman & nyaman kalo saya pesan makanan sama penduduk setempat. Selain lebih bersih, rasa masakannya enak & segar, lebih pasti datengnya, dan tentu saja kita sekalian membantu ekonomi penduduk setempat. Minum2an berupa air mineral dan beberapa produk soft drink juga banyak tersedia di warung2 yang tersebar disana.
Kalau memesan makanan sama penduduk setempat, biasanya mereka mematok harga 20,000 untuk satu kali makan siang dengan menu nasi, dua lauk, satu sayur dan satu additional, misalnya ikan goreng + udang balado + sayur asem + tahu/tempe + sambel. Untuk soal rasa, masakan di penginapan biasanya rasa nya lebih juara! Untuk makan malam biasanya lebih mahal, karena kadang2 saya suka mengadakan seafood barbeque, sehingga biasanya mereka akan memasang harga Rp 25,000 Rp 30,000 per orang per satu kali makan malam, tapi menunya selain nasi putih hangat, berbagai macam ikan, cumi2 dan udang yang diolah sedemikian rupa, plus saur kangkung, sambel, kerupuk, buah dan air putih. Sluurrrppp, jadi pengen barbeque-an lagiiiii!
Kalo untuk sarapan, pagi2 biasanya ada beberapa ibu2 penduduk Pulau Pramuka yang yang sering muter2 dengan gerobak untuk menawarkan bubur kacang ijo & ketan item enak, juga nasi uduk atau bihun goreng yang harga mulai dari Rp 5,000 per porsinya. Bubur kacang ijo nya enak dan hangat, nasi uduknya rasanya biasa aja, tapi not bad laaahh. Langgan sarapan saya itu namanya Ibu Iluth, dia gampang dikenali karena orangnya ramah, suka nyengir plus ketawa2 ngakak nggak jelas gitu deh, hehehe. Ada lagi nasi uduk Ibu Amah, yang biasanya mangkal di kepualuan Pramuka.
Kalau saya lagi kebanyakan gaya, biasanya untuk makan malam saya mengajak teman2 untuk makan malam di floating restaurant alias restaurant apung Nusa Karamba. Restaurant apung Nusa Karamba terletak ditengah laut, sekitar 5 menit dari Pulau Pramuka (ada service antar jemputnya), dan Nusa Karamba menawarkan paket Rp 50,000/orang dengan 2 lauk dan 1 sayur, tapi minimal order 20 orang. Kalo nggak cukup 20 orang juga tak apa, tapi mesen makanan nya jadi nya a la carte alias pesen dan bayar masing2 yang kena nya jauh lebih mahal. Sebaiknya booking tempatnya terlebih dahulu karena beberapa bulan terakhir, restaurant ini menjadi pusat persinggahan dan tempat nongkrong bagi orang2 yang suka main ke Pulau.
Kami juga sering makan di Nusa Karamba ini karena Nusa Karamba menyediakan bir bintang dan berbagai macam soft drink yang sangat disukai oleh para bule flashpackpacker teman2 saya. Dan asiknya lagi, kita bisa karaoke disini dengan lagu2 terkini. TOB deh pokoknya. Jarang2 kan bisa nyanyi tereak2 sambil goyang2 dangdut ditengah laut ?? Tapi jangan lupa bawa CD/VCD/DVD karaoke sendiri ya, karena koleksi restaurant tersebut lagu2 djadoel !
Trus kalo sore2 nih yaaaa, di Pulau Pramuka ada abang2 bakso dengan gerobaknya juga suka lewat, dan bakso nya bakso kampung yang rasanya gurih pedes nikmat yang harga 1 mangkok nya kalo ngak salah Rp 5,000 per porsi (kalo salah ntar lebaran maapin ya).
Tapi kalo misalnya budget kita amat sangat terbatas, kalo nggak punya duit banyak, jangan khawatir, ada warung2 indomie, warteg yang menjual masakan sederhana, yang harganya murah meriah mampus. Cuma Rp 5,000 Rp 10,000 sekali makan udah kenyaanngg.
List F & B
-\tWarung indomie Pak Welly didepan villa Delima
-\tBakso di gerobak keliling di Pulau pramuka
-\tWarung soto deket lapangan (dari dermaga belok ke kanan di pojokan)
-\tWarung padang (bisa katering juga, deket Villa Dermaga)
-\tRestaurant Apung Nusa Karamba (Mbak Tere) : 021-7032 6644
-\tNasi uduk, kacang hijau dan ketan item, Ibu Iluth, (021- 2639 7764)
Note, Tips & Lesson Learnt :
-\tPesan makanan sesuai dengan itinerary dan run down program (misalnya breakfast, lunch, dinner atau barbeque aja, atau malah pesan di semua jadwal makan tersebut),
-\tpesan sesuai dengan jumlah peserta, jangan sampai berlebihan atau kekurangan makanan.
Tuh, makanan nya banyak banget kan yang tersedia di Pulau Pramuka ? silahkan menikmati makanan2nya, tapi saya tidak bertanggung jawab atas kenaikan berat badan kalian nanti yaaaa )))
5. Asuransi kecelakaan/perjalanan
Untuk jalan2 sharing cost (patungan biaya), kebanyakan trip organizer tidak memakai asuransi, tapi apabila nggak merasa aman, kita bisa urus asuransi perjalanan sendiri kok. Atau kita bisa minta orang pulau nya urus asuransi perjalanan kita, dengan cara memberikan nama2 peserta yang ikut rombongan beserta KTP id kita, lalu tinggal ngasih ongkos jalan ke contact person kita yang merupakan orang Pulau tersebut, dan dia yang akan urus asuransi nya. Biaya nya sekitar Rp 5,000/orang.
6. Perkiraan Biaya
Buatlah perkiraan biaya untuk 15 orang, karena menurut saya pribadi, 15 orang adalah ukuran pas untuk membawa rombongan. Makin sedikit jumlah rombongan, makin mahal harga saweran atau patungan nya. Makin banyak rombongan harga makin murah, tapi makin ribet ngurusnya, rempong boooo!. Budget yang dibutuhkan adalah biaya penginapan, transportasi kapal motor, transportasi kapal private untuk island hoping alias tour dari satu pulau ke pulau lainnya, uang tips buat pelatih snorkeling (bila mau memakai guru snorkeling buat beginner), juga makan dan minuman selama di pulau.
Di hampir setiap pulau tujuan wisata pun biasanya menyewakan alat2 snorkel dengan biaya rata2 Rp 30,000 Rp 35,000 untuk satu set nya (mask, snorkel, fins). Tapi ukuran fins biasa nya terbatas, jadi kalo kaki kamu itu kecil (34-36) atau malah besar (lebih dari 40), sebaiknya booking alat nya jauh2 hari, atau booking sendiri dari Jakarta, karena biasanya persediaan alat2 snorkeling di pulau itu ukuran nya terbatas.
7.\tAjakan Trip
Oke, apabila perkiraan biaya sudah selesai dibuat, silahkan posting dan informasikan ajakan ngetrip bareng ke teman2, lalu buka buka pendaftaran paling tidak dua minggu sebelum acara, supaya teman2 yang tidak terlalu aktif membuka email bisa ter update dengan undangan nya, dan teman2 yang diundang bisa mem forward informasi nya untuk mengajak teman2 dia lainnya.
8.\tRegistrasi dan Pembayaran
Setelah undangan disebar, minta agar peserta untuk segera transfer Down Payment (DP alais pembayaran dimuka) ke rekening yang telah disetujui, karena biasanya kita harus melakukan DP untuk pembayaran penginapan, sewa kapal dan makan/minuman dll dsb selama di pulau.
Biasakan untuk meminta DP dari (calon) peserta 1-2 minggu sebelumnya. Pendaftaran juga transfer biasa ditutup paling tidak 3 hari sebelum keberangkatan, supaya apabila ada yang mendadak batal, bisa digantikan oleh orang lain.
Jangan lupa bikin rules & regulation yang kita atur sendiri, misalnya apabila teman yang sudah bayar tapi mendadak tidak bisa ikutan, tentukan apakah uangnya itu hangus atau bisa digantikan oleh orang lain, etc etc.
Kalo saya sendiri mengadakan acara, biasanya saya lebih kejam, saya minta duitnya sudah di transfer penuh paling tidak 3 hari menjelang acara, kalo dia belum transfer, dia tidak bisa ikutan, jadi apabila ada teman yang udah confirm jauh2 hari bahwa dia mau ikutan tapi blom bayar, tau2 nya last minute beneran nggak ikutan dan ngak ada yg menggantikan, sehingga trip organizernya tidak harus nombok seperti yang terjadi di beberapa trip sharing cost lainnya. Biasanya, karena trip nya trip bersama teman2 sendiri, (bukan trip organizer) sang ketua sering segan atau sungkan nagih duit saweran ke para peserta, jadi ketika ada pesertanya ngak muncul, dia nombok dan rugi bandar, plus ngomel2 sepanjang perjalanan, hehehe
9.\tData2 Peserta
Kumpulkan data2 peserta berikut nama, no KTP (apabila memakai asuransi), yang paling penting no telp dan no telp yang bisa dihubungi in case of emergency untuk catatan kita dan untuk komunikasi juga dong ah.
10.\tBarang2 yang perlu dibawa, rules & regulations (do and dont)
Jangan lupa untuk mengecheck apakah barang2 yang diperlukan sudah dibawa semua ?
List of things to bring :
-\tBotol minuman
-\tMakanan extra (biscuit, roti, snack, etc)
-\tbaju renang/ bikini
-\tbaju ganti (kaos/clean pendek/ baju pantai)
-\tbaju dalam/ underwear
-\tsarung bali/ sarung pantai
-\tsendal jepit/sendal pantai
-\tkacamata hitam
-\ttopi
-\tsun block / sun lotion/ sun tanning / after sun lotion
-\tlotion anti nyamuk
-\thanduk
-\tperalatan mandi (sabun, shampoo, sikat gigi, odol)
-\tperlengkapan beribadah (bagi yang ingin membawa, karena biasanya traveler itu banyak yang ngeles musafir, hehe)
-\tnovel atau iPod untuk baca selama nyebrang 3 jam di laut
-\tHP & charger (tenaaaang, di Kepulauan Seribu sinyal nya kenceng kok, so masih bisa update status facebook, hehe)
-\tKamera & charger
-\tUnderwater camera & charger
-\tKabel terminal (buat charger baterai rame2)
-\tSenter
-\tTenda atau hammock bila kemping atau pengen leyeh2 di pantai
-\tPeralatan snorkeling (masker/google, fins, life jacket). Bagi yang tidak punya, barang2 ini bisa sewa di banyak tempat penyewaan di Jakarta atau di Pulau Pramuka
-\tDry Bag (PENTING) untuk meletakkan barang2 elektronik atau kamera supaya tidak basah kena air)
-\tPeralatan masak (hanya untuk yang mau kemping)
-\tTas plastik (untuk meletakkan baju2 basah setelah berenang)
-\tTas plastik (untuk membuang sampah selama di perjalanan)
-\tAlat2 P3K, terlebih2 betadine dan tensoplast karena biasa nya kalo kita snorkeling suka kebaret2 alias tersayat2 sedikit tergores karang! Kalo tersayat karena luka hati abis putus cinta mendingan ngak usah ikutan kali ya, supaya nggak nangis melulu selama di pulau *pengalaman bawa peserta yang abis putus cinta*. Jangan lupa beli, bawa dan minum antimo atau tolak angin bagi yang punya hobby mabuk laut. Tapi jangan khawatir, di kapal motor biasanya tersedia kamar mandi kecil untuk yang ingin buang air kecil atau muntah karena mabuk laut.
11.\tIntroduction, itinerary, Ice breaking /Games, Closing
Dua atau tiga hari sebelum keberangkatan, sebaiknya kita check kembali semua bookingan kita, untuk lebih meyakinkan bahwa penginapan, kapal, makanan semuanya sudah sesuai dengan pesanan, jadi kalo ada yg tidak sesuai, tinggal diurus hingga sesuai dengan keinginan. Check juga apakah semua orang telah membayar uang patungan tadi, jadi jangan sampai bandar rugi dong ah! Apabila ada yang perlu menyewa peralatan snorkeling, harap ingat untuk mencatat dan membooking nya terlebih dahulu beserta ukuran fins (sepatu katak) nya.
Pada hari H nya setelah 15 orang peserta terkumpul ditempat dan waktu yang sudah ditentukan, biarpun sebelumnya kamu mungkin sudah berkomunikasi dengan para peserta melalui email, sebagai ketua rombongan ada baiknya kamu memperkenalkan diri kepada semua peserta rombongan, lalu memberikan keterangan singkat mengenai itinerary & run down program. Jangan lupa berdoa sebelum berangkat. Biasanya selesai berdoa sayya menjadi lebih tenang secara akan nyebrang laut lepas naek kapal ojek yang lama nya 3 jam aja loh booo!
Ingatkan kepada semua peserta apabila sudah naik kapal motor agar masing2 mengambil posisi yang nyaman. Apabila ingin memisahkan diri dari rombongan, agar setibanya di tempat tujuan wisata agar berkumpul di dermaga.
12.\tPenutup
Untuk pulangnya, jangan lupa untuk mengecek semua peralatan dan perlengkapan, jangan sampai ada yang tertinggal. Jangan lupa untuk menyelesaikan pembayaran dan pamitan kepada orang2 pulau ditempat kita menyewa penginapan, kapal ojek buat island hopping dsb. Ini penting, karena selain menjaga tali silaturahmi, biasanya, makin kita kenal dekat sama mereka, kadang2 kita suka dikasih diskon harga sewa ! hihihi
13.\tUcapan terima kasih, CD burning day, FB
Setelah selesai perjalanan, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, bisa disampaikan pada saat akhir perjalanan (sebelum berpisah ke rumah masing2) atau bisa diucapkan dalam bentuk thank you note yang bisa dikirimkan melalui email. Di email tersebut, kalian bisa saling bertukar id di facebook untuk saling nge tag photo, dan bisa mengajak teman2 seperjalanan tersebut untuk bertemu kembali dalam rangka tukeran photo alias CD burning day yang biasanya dilaksanakan 1 atau 2 minggu setelah acara ngetrip bareng.
Ok, saya rasa, dengan panduan seperti ini, pastinya kamu sudah berani dan bisa bikin sendiri perjalananmu ke pulau pramuka dan pantai2 eksis diseluruh Indonesia dooonngg ? Happy backpacking, flashpacking, dang laing laing ! nanti kalo sudah berhasil jangan lupa kasih tau saya yah !!! :-)))
PS. Kenapa di chapter ini saya banyak memakai kata2 jangan lupa ya ???
Spot2 snorkeling yang bisa dan biasa dikunjungi sekitar Kepulauan Seribu :
-\tTaman Bawah Laut APL
-\tPulau Semak Daun
-\tPulau Balik Layar
-\tPulau Karya
-\tPulau Payung
-\tPulau Karang Bolong
-\tKotok Besar
-\tKotok Kecil
-\tPulau Air
-\tPulau Kelor Barat
-\tPulau Tongkeng
-\tPulau Panjang
-\tPulau Pamegaran
-\tEtc
Sumber link tulisan :
Hai semuanya, secara udah hamper ribuan kali ke Kepulauan seribu, maka saya sharing beberapa panduan dan tips untuk mengurus sendiri perjalananmu ke pulau dan pantai di kepulauan seribu yang baik dan benar, sehingga perjalanan bisa terlaksana dengan sukses, aman, nyaman dan menyenangkan. Owkay, are you ready for this ???
Sebelum kita memulai mengurus suatu perjalanan ke pulau atau pantai, pertama2, kita harus menentukan terlebih dahulu lokasi tujuan wisata yang akan kita kunjungi dan nikmati. Untuk sharing session kali ini, saya akan mencontohkan untuk mengurus trip sendiri ke Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu (Thousand Island) untuk perjalanan selama 2 hari 1 malam di akhir pekan.
Kenapa pulau Pramuka ? Karena pulau Pramuka merupakan pusat administrasi dan pemerintahan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, sehingga apabila kita ingin berkunjung ke pulau2 yang berada di sekitar Kepulauan seribu, pulau Pramuka adalah pulau transit umum tempat para flashpacker menginap. Ok, berarti langkah paling awal untuk mengurus suatu perjalanan sudah kita tentukan, yaitu pulau Pramuka.
Owkay, setelah mengetahui lokasi tujuan wisata, buatlah beberapa persiapan seperti dibawah ini :
1.\tPenginapan
2.\tTransportasi (angkot, kapal ojek & kapal ojek untuk Island Hopping)
3.\tItinerary / Run Down Program / Rencana Perjalanan
4.\tMakanan & Minuman / F & B
5.\tAsuransi perjalanan
6.\tPerkiraan Biaya
7.\tAjakan Trip
8.\tRegistrasi dan pembayaran
9.\tData2 Peserta
10.\tBarang2 yang perlu dibawa, do and dont
11.\tPerkenalan, Permainan
12.\tPenutup
13.\tUcapan terima kasih, CD burning day, Facebook
Mari kita bahas satu persatu
1.\tPenginapan
Di Pulau Pramuka terdapat berbagai jenis penginapan, mulai dari penginapan yang sejenis kamar hotel, pakai AC ataupun yang hanya pakai kipas angin dengan kamar mandi yang terletak di dalam/luar kamar, atau malah penginapan yang merupakan home stay atau rumah penduduk yang disewakan selama akhir pekan, yang biasanya terdiri dari satu rumah dengan beberapa kamar dan ruang tamu yang cukup luas.
Harga penginapan yang disewa di pulau pramuka itu beragam, harga untuk satu kamar sejenis villa dengan fasilitas AC/Non AC dengan kamar mandi dalam, harganya yang ditawarkan mulai dari Rp 350,000/malam Rp 450,000/malam (1 kamar bisa sharing 3 orang per kamar). Sedangkan untuk sewa penginapan home stay, Rp 400,000 - Rp 500,000/malam (sharing 15 orang disatu rumah).
Saya pribadi lebih suka menginap disebuah rumah penduduk yang bisa mengakomodasi 15 orang di satu rumah, karena kekeluargaan nya lebih terasa. Selain bisa silaturahmi, ngobrol2, bermain games, kita bisa lebih mengenal satu dengan lainnya. Tapi kadang2 ada saat2 dimana saya juga ingin relaxinhg, privasi dan ngak pingin diganggu. Nah, untuk waktu2 seperti ini, saya menyewa penginapan dimana 1 kamar hanya bisa dipakai untuk 2 atau 3 orang maksimal.
Untuk yang cari pengalaman yang berbeda, biasanya ada backpacker/flashpacker yang akan lebih menyukai menginap dengan tenda atau berkemah, yang lebih popular dengan istilah camping, tentunya dengan mengandalkan tenda dan peralatan kemping. Mereka biasanya pada menginap di Pulau Semak Daun, sekitar 30 menit dari Pulau Pramuka atau di pulau2 disekitar Kepulauan Seribu. Sedangkan untuk yang mencari kenyamanan, mereka akan memilih untuk tidur di vila2 atau rumah2 penduduk yang disewakan untuk menginap. So, choose your own preference.
Ada beberapa kekurangan dan kelebihan masing2. Untuk yang senang berkemah, selain harus punya peralatan kemping, perlengkapan masaknya beserta bahan2 yang akan dimasaknya, otomatis harus mau bekerja sama untuk membangun tenda dan tidak semua orang bisa memasang tenda dengan baik dan benar. Selain memasang tenda, tentu saja kita harus memasak sendiri untuk makanan dan minuman kita selama berkemah. Di Pulau Semak Daun ada sedikit penduduk yang tinggal disana dan bisa membantu koordinasi dan ijin menginap disana. Tapi jangan sedih, di banyak tempat penyewaan alat2 berkemah, kita bisa minta diajarin kok, gimana cara nya membangun sebuah tenda, kalo nggak percaya, langsung aja dateng ke Saung Goa, penyewaan tenda di Ciputat langganan saya. Selain bisa meminjam alat2 berkemah yang komplit (lengkap dengan trangia, senter, lampu petromax dll dsb), mereka suka ngasih teh botol gratissss ! dan yang nongkrong disana ganteng2 bo, anak2 gunung gitu deh, cateeett !
Ada lagi backpacker/flashpacker yang nggak mau rugi, yang kalo berkunjung di suatu pulau/pantai tidak mau bersusah2 menyewa kamar/rumah/mendirikan tenda. Mereka akan merasa cukup nyaman untuk tidur dengan memakai sleeping bag saja di area terbuka, seperti tidur di mesjid/sekolah/lapangan/dermaga. Akan tetapi saya sama sekali tidak merekomendasikan kalian untuk melakukan hal yang sama ya, selain banyak nyamuk, keamanan tidak bisa terjamin karena itu tempat umum, tidak ada lemari penyimpanan untuk meletakkan ransel/barang2 bawaan, dan kadang2 diusir oleh penduduk setempat karena tempat2 tersebut bukan lah tempat yang pantas untuk tidur atau menginap. Kadang2 teman saya yang punya hobby olah adrenalin yang sering main ke Pulau melakukan hal itu, tidur dimana aja dengan sleeping bag andalannya, tapi jarang ada yang berani ngusir dia karena tampangnya yang preman banget, secara dia itu tinggi besar dengan kumis jenggot dan bulu dimana2. (kenapa saya malah ngebayangin manusia sejenis Ridho Roma ya, kagak ada sangar2nya, yang ada malah gemes pengen nyubit. Oh Ridhoooo!). Sekali lagi, menginap dengan cara tidur dimana aja dengan sleeping bag sangat tidak disarankan ya, kecuali apabila tempat itu menyediakan lokasi untuk berkemah atau tidur dengan sleeping bag, so please take this option out of your list .
Kalo menginap di penginapan sejenis Villa atau kamar hotel, harganya lumayan mahal tapi jangan khawatir, harga tersebut bisa di sawer alias dibayar secara patungan beramai2 karena kalo di penginapan seperti Villa Dermaga misalnya, kita bisa sharing kamar bertiga karena 1 kamar biasanya muat untuk 3 orang, dan kalo tambah extra bed lagi (dan bayar extra) bisa muat buat untuk 4 orang di satu kamar, tempat tidurnya besar, kasurnya empuk, ada AC dan kamar mandi di masing2 kamar.
Lain hal nya di Villa Delima. Biarpun 1 kamar memang kapasitasnya untuk 4 orang karena kamarnya emang luas, akan tetapi tidak ada tempat tidur jadi kasurnya digelar di bawah aja dan kasur yang disediakan sebenarnya hanya buat 2 orang saja. Kalo di akal2in, kasurnya bisa dan boleh sih di sharing buat ber 4, tapi tidurnya jadinya rusuh dan sempit, trus kasur nya keras dan per/besi kasurnya nya kalo kena tulang punggung amat tidak nyaman. Tapi enaknya disini ada AC nya, dan kamar mandi didalam kamar masing2.
Tapi salah satu keuntungan nginep di villa2 tersebut adalah, selain tempatnya bagus dan bersih, makan nya bisa disediakan (sarapan pagi atau makan siang/makan malam), jadi ngak perlu pusing dan ribet ngurus makanan dan makanan nya banyak banget variasi nya, rasa masakan nya juga enak dan sedap dan lokasi penginapan nya dekat dengan dermaga dengan banyak warung2 dan abang jualan makanan di sekitar.
Sedangkan kalo kita menginap dirumah penduduk, biasanya satu rumah yang besar itu menyediakan 2 atau 3 kamar besar yang kosong, jadi 15 orang tersebut dibagi aja per kamar nya berapa orang, lalu sisanya bisa tidur diruang tamu. Biasanya kamar yang dipakai AC cuman 1, yang lainnya non AC.
Enaknya nginep dirumah penduduk adalah, selain harganya murah (1 rumah harganya biasanya Rp 400,000 Rp 500,000/malam dan biaya nya bisa dibagi rata ke 15 orang), kita bisa berkumpul bersama dan kekeluargaan nya dapet banget. Selain bisa silaturahmi, ngobrol2, bermain games, kita bisa lebih mengenal satu peserta dengan lainnya. Tapi yang nggak enak, selain panas (karena mungkin tidak semua kamar ada AC dan blom tentu disediakan kipas angin), kamar mandi nya biasanya cuman disediakan 2 buah per rumah, sehingga kebayang dong, kalo pagi2 15 orang pengen mandi atau melakukan aktifitas rutin pagi2, harus rebutan dan antri ke toilet. Trus blom lagi yang antri mau nge charge baterei HP atau baterei kamera karena biasanya semua orang jadi egois dan masing2 pengen nge charge duluan dan masing2 alat elektronik tersebut kan nge charge nya 1 jam-an, sehingga kadang2 bisa membuat suasana antrian jadi ngak nyaman.
Ok, berdasarkan informasi diatas, tentukan penginapan jenis mana yang kamu inginkan.
Tips :
-\tBila menginap di rumah penduduk, jangan lupa membawa kabel terminal/kabel extention yang bisa di share sehingga beberapa orang bisa nge charge alat2 elektronik mereka pada saat yang bersamaan.
-\tIdealnya, penginapan di booking 2 mingu sebelumnya, dan di konfirmasi ulang 1 minggu dan 2 hari menjelang berangkat ya!
2.\tTransportasi (angkot, kapal ojek & kapal ojek untuk Island Hopping)
Angkot Grogol Muara Angke
Bagi peserta yang blom pernah sama sekali ke Pulau Pramuka, sebelum menyebrang menuju ke Pulau Pramuka dari pelabuhan Muara Angke, pemimpin rombongan sebaiknya menetapkan untuk berkumpulnya dimana. Biasanya saya menetapkan untuk berkumpul di depan halte busway terminal grogol jam 05.30 pagi, dimana suasana nya sudah ramai dan keadaan juga sudah mulai terang. Lalu apabila semua peserta sudah berkumpul, dari halte busway semua peserta bisa berjalan kaki bersama menuju ke arah bawah jembatan dimana disana banyak terdapat angkot merah dengan nomor 001 yang menuju Muara Angke. Carter aja angkotnya, karena kalo nggak carter kita akan nunggu lama agar angkotnya penuh, duduk bercampur dengan orang lain dan rombongan kita akan terpisah. Biasanya saya carter - on the spot (tidak booking sebelumnya) dan bayar rp 75,000/angkot untuk 15 orang.
15 orang muat didalam satu angkot ??? BISA !!! sumpe lo!!! gimana caranya? atur aja sendiri, haha! yang jelas biasanya rombongan saya 15 orang selalu muat didalam satu angkot, biarpun duduknya berjejal2 dan kalo badan nya gede2, ada aja yg berdiri deket pintu. Kalo ngak mau desak2an, ya carter aja dua angkot, tapi berarti keluar biaya lagi. Biasanya angkotnya akan masuk ke Pelabuhan Muara Angke dan kita akan diturunkan di pintu masuk menuju pelabuhan. Perjalanan dari Grogol Pelabuhan Muara Angke sekitar 15-20 menit. Usahakan paling lambat jam 06.00 pagi kamu sudah berangkat menuju ke Muara Angke ya!
Pelabuhan Kapal Penyebrangan Muara Angke
Dibanding sekitar 4-5 tahun sebelumnya, transportasi ke Kepulauan seribu sekarang2 ini jauuuuh lebih mudah. Duluuuu, banget, rasanya cuma ada 1-2 kapal yang berangkat ke Pulau Pramuka dalam satu hari, itupun ngak setiap hari jadwalnya, dan waktu tiba nya suka2 nahkoda atau sang pemilik kapal. Jadi inget waktu duluuuu, banget, kita udah ngumpul di muara karang jam 6 pagi, tapi kapalnya baru datang dan berangkat jam 10.00 pagi, hehe. Tapi untungnya sekarang udah banyak banget armada nya, jadi nggak perlu khawatir nggak bakalan keangkut.
Ada beberapa jenis kapal motor yang digunakan untuk ke pulau Pramuka, kapal motor dan kapal cepat
-\tKapal Motor (Kapal Ojek)
Ada banyak kapal motor yang merapat di pelabuhan Muara Angke, sebagian besar rute nya ke Pulau Pramuka, tapi ada juga yang berangkat ke Pulau2 terdekat lainnya seperti Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Karya, etc. Kapal favorite saya ke Pulau Pramuka adalah kapal motor monggomas, karena kapalnya termasuk kapal yang besar, teduh dan nyaman. Tapi sayangnya kapal2 seperti ini jalannya sangat lambat dan menunggu penumpangnya penuh juga sangat lama. Jadi akhirnya ending2nya tetep saja saya menggunakan kapal yang lebih kecil yang cepet penuh dan langsung berangkat. Dan senangnya, kalo misalnya satu kapal udah penuh dan kita blom keangkut, masih banyak lagi kapal motor yang akan berangkat ke Pulau Pramuka sehingga banyak orang bisa terangkut pada saat yang bersamaan.
Jadwal keberangkatan dari Muara Angke Pulau Pramuka jam 07.00 pagi dan jam 10.00 pagi (termasuk week-end), tapi kadang2 kalo penuh bisa langsung berangkat lebih cepat dari itu, misalnya di pertengahan November 2010 saya ke Pulau pramuka, kapalnya berangkat pada pukul 06.20 pagi! Sedangkan jam keberangkatan dari Pulau Pramuka ke Muara Angke adalah jam 08.00 dan 12.30 siang setiap harinya. Biaya dari Muara Angke Pulau Pramuka Rp 30,000/orang 1 kali jalan. Demikian pula sebaliknya, dan ada biaya masuk ke Pulau pramuka Rp 2,000/orang.
Kapasitas kapalnya sekitar 50 orang sekali jalan, tapi seringnya, over capacity alias penumpang nya diangkut lebih banyak dari kapasitasnya. Yeap, wong kami aja pernah kok ngalamin kapal yang hampir tenggelam karena terlalu penuhnya penumpang, ngeri banget saat itu. Sayangnya hampir semua kapal motor yang tersedia di Muara Angke tidak menyediakan pelampung, jadi apabila ada yg tidak bisa berenang atau tidak nyaman tanpa pelampung, silahkan beli/bawa sendiri masing2 ya.
-\tKapal Cepat (Speed boat)
Kapal cepat atau speed boat yang menuju Pulau Pramuka ini berangkatnya dari Pantai Marina Ancol, namanya Kapal Kerapu dan Kapal Lumba2. KM Lumba-lumba (2 Unit, kapasitas 50 org) dan KM Kerapu (6 Unit, kapasitas 25 org). Kapal2 tersebut sudah berfungsi mulai dari tahun 2007, tapi sempet mecet proyeknya dan terhenti sama sekali pengoperasian nya, hingga akhirnya pada tahun 2010 ini dihidupkan kembali. Biaya sekali berangkat nya dari Rp 25,800 Rp 32,000 tergantung lintasan.
Tidak seperti kapal ojek di muara Angke yang bisa beli tiket ditempat dan kalo kehabisan tiket bisa tunggu kapal berikutnya, kapal cepat ini harus membeli disana juga tanpa bisa pesan terlebih dahulu sebelumnya, sehingga kalo tiketnya habis, kita tidak bisa berangkat pada saat itu juga, harus naik hari berikutnya. Loket pembelian tiket buka pada pukul 06.30 pagi (tapi sangat disarankan untuk berada disana pada pukul 06.00 pagi dikarenakan banyak nya peminat),
Jadwal kapal cepat ini berangkat dari Marina jam 08.00 pagi setiap harinya, berangkat dari Dermaga 21, dan kembali jam 14.00 sore.
Rute kapal Kerapu ini juga tidak seperti kapal ojek yang langsung berangkat nggak mampir2, tapi rutenya lebih muter2. Kapal cepat Kerapu dan Lumba2 ini mempunyai 5 lintasan tetap :
Lintasan I : KM Lumba-lumba
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Pramuka - Pulau Kelapa PP
Lintasan II : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Pramuka -P ulau Kelapa (PP)
Lintasan III : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Lancang - Pulau Payung - Pulau Tidung
(PP).
Lintasan IV : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau Untung Jawa - Pulau Lancang - Pulau Pari - Pulau Pramuka
(PP)
Lintasan V : KM Kerapu
Rute : Marina - Pulau
Untung Jawa - Pulau Pari - Pulau Pramuka - Pulau Kelapa (PP).
Marina Ancol 640-1140
Ibu Rika 0812-81740994
Note, Tips & Lesson Learnt :
-\tAda banyak kapal yang merapat di pelabuhan Muara Angke yang rute nya hanya ke Pulau Pramuka, tapi ada juga beberapa kapal yang menuju ke Pulau Tidung, Pulau Panggang, Pulau Karya, Pulau Untung Jawa, dll dsb, jadi pastikan kita tidak naik kapal yang salah.
-\tLalu secara jadwal berangkat kapalnya menunggu penuh nya kapal, sebaiknya jam 06.15 06.30 pagi kamu sudah stand by di Muara Angke karena kadang2 apalagi di musim liburan atau akhir pekan) kapalnya berangkat jam 06.30 atau sepenuhnya penumpang yang artinya kalo udah penuh kapalnya langsung berangkat, nggak perduli bahwa beberapa teman kita masih blom dateng dan akan ketinggalan kapal.
-\tBiasanya kalo musim liburan atau di akhir pekan, selain penduduk kepulauan Seribu, akan ada banyak sekali rombongan2 milis2 traveling yang akan berangkat ke Pulau sehingga di pelabuhan Muara Angke akan ramai sekali , jadi ada kemungkinan akan rebutan dengan orang2 yang akan menuju Pulau Pramuka. Jadi begitu kapal yang menuju Pulau Pramuka datang atau sudah stand by di pinggir pelabuhan, langsung aja naik, cari posisi duduk senyaman2nya, make yourself feel comfortable, duduknya jangan tergantung teman atau tergantung sama orang lain, cari aja kenyamanan sendiri, karena perjalanan akan memakan waktu sekitar 2,5 jam sampa 3 jam paling lama.
-\tKalo kita beruntung, kita akan dapet kapal ojek yang ada tutup terpalnya, kalo lagi sial, bisa2 kita duduk di kapal ojek yang tanpa ada tutup terpalnya dan akan terbakar matahari. Kalau masih pagi sih nggak apa2 ya, berjemur dibawah terik matahari, matahari nya masih sehat kok, tapi kalo siang jangan deh, daripada nanti kena kanker kulit siang2 terpanggang di kapal.
-\tKadang kita juga akan 1 kapal dengan motor, dengan kambing, dengan sayur mayur, dengan matras tempat tidur atau barang2 belanjaan lainnya karena ingat, kapal ojek ini merupakan transportasi umum penduduk yang tinggal di sekitar kepulaun seribu untuk berbelanja harian, bulan etc etc.
Sewa kapal motor pribadi buat island hopping selama di Kepulauan Seribu
Seperti hal nya penginapan, kapal motor ojek juga harus di booking jauh2 hari. Range harganya berkisar antara Rp 300,000 Rp 400,000, tergantung kapasitasnya dan tergantung jarak & lokasi snorkelingnya. Untuk yang kapasitas 15 orang, cukup kapal motor yang ukuran sedang saja, biasanya kapal motor tersebut akan membawa kita ke beberapa pulau terdekat seperti Pulau Panggang, Pulau Air, Pulau Kotok besar, Kotok Kecil dan Semak Daun, dari pagi sampai sore.
Untuk kapal yg lebih besar kapasitas nya, ada kapal wisata baru yang bisa disewa dari Pak Ismail, dengan kapasitas 40 orang maksimal, harga sewa nya adalah Rp 1,000,000/hari.
Kalu saya sarankan, sewa kapal motor yang ada kompornya ditengah, so ditengah laut awak kapalnya bisa masain kita mie goreng, sosis goreng atau kentang goreng ketika kita lagi snorkeling, sehingga ketika kita udah selesai snorkeling & kelaparan, makanan hangat sudah menanti ! Tapi biasanya ada tambahan beli gas untuk kompor sekitar Rp 20,000 untuk masak nya.
Untuk sewa kapal, kita bisa menghubungi :
-\tBapak Ismail (021-71401553 / 0817-640 5654),
-\tBapak Untung (0813-1955 1955),
-\tMas Beni (0878 8104 1312)
-\tBapak Tobing (0813-8162 0151)
-\tKapten Usman (0878 8281 3646)
-\tBapak Menik (0813-9908 1749)
Kalau kalian sudah sering ke Pulau dan menyewa kapal motor sama mereka, dijamin lama2 kita dapet harga sahabat!
3.\tItinerary / Run Down Program
Nah kalo udah dapet penginapan dan dapet kapal, mulailah susun program, mau kemana dan ngapain aja selama disana, jadinya ketika sampai disana, nggak amti gaya karena emang udah ada tujuan wisata dan kegiatan nya.
Contoh itinerary : (jadwal bisa berubah sesuai dengan kondisi cuaca atau tergantung situasi dan kondisi saat itu)
Hari ke-1, Sabtu
05.30 Grogol
05.30 - 06.00 Grogol-Muara Angke (angkot)
06.30 09.30 Muara Angke - Pramuka (kapal motor)
09.30 - 10.30 turun di dermaga Pramuka, ke home stay utnuk meletakkan barang2, ganti baju renang, ambil lunch box, siap2 berangkat untuk snorkeling
10.30 - 12.00 Snorkeling di sekitar Pulau Pramuka
12.00 - 12.30 Makan siang diatas kapal
12.30 - 17.00 Snorkeling di sekitar Pulau Pramuka (continue)
17.00 - 18.00 kembali ke penginapan, sunset di Pulau Pramuka
18.00 - 19.00 Istirahat, mandi
19.00 - 21.00 makan malam
21.00 - Games, karaoke, etc\t
Malam harinya setelah makan malam dan waktunya bersantai, berikan dan adakan pecahan es alias ice breaking alias waktu untuk saling mengenal anggota yang ikut, jangan lupa sisipkan games2 atau permainan2 yang ringan, lucu dan segar yang melibatkan semua orang. Trust me, being silly once in a while is fun! Dan efeknya, setelah permainan selesai, biasanya suasana akan lebih cair dan keakraban mulai terjadi yang membuat kita makin betah untuk menikmati liburan bersama ini.
Hari ke-2, Minggu
07.00 - 08.00 Mandi, sarapan
08.00 - 11.00 Santai, jalan2 sekitar Pulau Pramuka (penangkaran Penyu harus bikin janji terlebih dahulu
11.00 - 12.00 Makan siang
12.00 Siap2 ke dermaga untuk kembali ke Muara Angke
12.30 - 16.00 Pramuka - Muara Angke (kapal motor)
16.00 - 17.00 Muara Angke Grogol (angkot)
4.\tMakanan & Minuman / F & B
Warung makanan di Pulau Pramuka amat sangat gampang ditemui. Kalo kita menginap di penginapan penduduk, biasanya masing2 penginapan menawarkan paket sarapan/makan siang/makan malam yang berkisar Rp 20,000- Rp 25,000/orang/sekali makan, tapi makanan nya enak dan banyak sekali variasinya, 4 sehat 5 sempurna deh pokoknya. Tapi apabila kita tidak mau makan dengan paket yang ditawarkan, jangan khawatir, rumah makan di sekitar Pulau Pramuka pun mulai menjamur, mulai dari rumah makan didekat lapangan bola yang sop buntut dan soto nya enak yang harganya Rp 15,000 per porsi, trus ada rumah makan Padang juga loohh (hidup Padang !), nasi ayam atau nasi rendang sekitar Rp 15,000
Bagi saya pribadi, biarpun di Pulau Pramuka memang banyak terdapat warung makanan, dikarenakan belakangan ini banyak banget pengunjung yang berkunjung kesana, kadang2 makanan2 tersebut habis dalam tempo yang sesingkat2nya, jadi saya merasa lebih aman & nyaman kalo saya pesan makanan sama penduduk setempat. Selain lebih bersih, rasa masakannya enak & segar, lebih pasti datengnya, dan tentu saja kita sekalian membantu ekonomi penduduk setempat. Minum2an berupa air mineral dan beberapa produk soft drink juga banyak tersedia di warung2 yang tersebar disana.
Kalau memesan makanan sama penduduk setempat, biasanya mereka mematok harga 20,000 untuk satu kali makan siang dengan menu nasi, dua lauk, satu sayur dan satu additional, misalnya ikan goreng + udang balado + sayur asem + tahu/tempe + sambel. Untuk soal rasa, masakan di penginapan biasanya rasa nya lebih juara! Untuk makan malam biasanya lebih mahal, karena kadang2 saya suka mengadakan seafood barbeque, sehingga biasanya mereka akan memasang harga Rp 25,000 Rp 30,000 per orang per satu kali makan malam, tapi menunya selain nasi putih hangat, berbagai macam ikan, cumi2 dan udang yang diolah sedemikian rupa, plus saur kangkung, sambel, kerupuk, buah dan air putih. Sluurrrppp, jadi pengen barbeque-an lagiiiii!
Kalo untuk sarapan, pagi2 biasanya ada beberapa ibu2 penduduk Pulau Pramuka yang yang sering muter2 dengan gerobak untuk menawarkan bubur kacang ijo & ketan item enak, juga nasi uduk atau bihun goreng yang harga mulai dari Rp 5,000 per porsinya. Bubur kacang ijo nya enak dan hangat, nasi uduknya rasanya biasa aja, tapi not bad laaahh. Langgan sarapan saya itu namanya Ibu Iluth, dia gampang dikenali karena orangnya ramah, suka nyengir plus ketawa2 ngakak nggak jelas gitu deh, hehehe. Ada lagi nasi uduk Ibu Amah, yang biasanya mangkal di kepualuan Pramuka.
Kalau saya lagi kebanyakan gaya, biasanya untuk makan malam saya mengajak teman2 untuk makan malam di floating restaurant alias restaurant apung Nusa Karamba. Restaurant apung Nusa Karamba terletak ditengah laut, sekitar 5 menit dari Pulau Pramuka (ada service antar jemputnya), dan Nusa Karamba menawarkan paket Rp 50,000/orang dengan 2 lauk dan 1 sayur, tapi minimal order 20 orang. Kalo nggak cukup 20 orang juga tak apa, tapi mesen makanan nya jadi nya a la carte alias pesen dan bayar masing2 yang kena nya jauh lebih mahal. Sebaiknya booking tempatnya terlebih dahulu karena beberapa bulan terakhir, restaurant ini menjadi pusat persinggahan dan tempat nongkrong bagi orang2 yang suka main ke Pulau.
Kami juga sering makan di Nusa Karamba ini karena Nusa Karamba menyediakan bir bintang dan berbagai macam soft drink yang sangat disukai oleh para bule flashpackpacker teman2 saya. Dan asiknya lagi, kita bisa karaoke disini dengan lagu2 terkini. TOB deh pokoknya. Jarang2 kan bisa nyanyi tereak2 sambil goyang2 dangdut ditengah laut ?? Tapi jangan lupa bawa CD/VCD/DVD karaoke sendiri ya, karena koleksi restaurant tersebut lagu2 djadoel !
Trus kalo sore2 nih yaaaa, di Pulau Pramuka ada abang2 bakso dengan gerobaknya juga suka lewat, dan bakso nya bakso kampung yang rasanya gurih pedes nikmat yang harga 1 mangkok nya kalo ngak salah Rp 5,000 per porsi (kalo salah ntar lebaran maapin ya).
Tapi kalo misalnya budget kita amat sangat terbatas, kalo nggak punya duit banyak, jangan khawatir, ada warung2 indomie, warteg yang menjual masakan sederhana, yang harganya murah meriah mampus. Cuma Rp 5,000 Rp 10,000 sekali makan udah kenyaanngg.
List F & B
-\tWarung indomie Pak Welly didepan villa Delima
-\tBakso di gerobak keliling di Pulau pramuka
-\tWarung soto deket lapangan (dari dermaga belok ke kanan di pojokan)
-\tWarung padang (bisa katering juga, deket Villa Dermaga)
-\tRestaurant Apung Nusa Karamba (Mbak Tere) : 021-7032 6644
-\tNasi uduk, kacang hijau dan ketan item, Ibu Iluth, (021- 2639 7764)
Note, Tips & Lesson Learnt :
-\tPesan makanan sesuai dengan itinerary dan run down program (misalnya breakfast, lunch, dinner atau barbeque aja, atau malah pesan di semua jadwal makan tersebut),
-\tpesan sesuai dengan jumlah peserta, jangan sampai berlebihan atau kekurangan makanan.
Tuh, makanan nya banyak banget kan yang tersedia di Pulau Pramuka ? silahkan menikmati makanan2nya, tapi saya tidak bertanggung jawab atas kenaikan berat badan kalian nanti yaaaa )))
5. Asuransi kecelakaan/perjalanan
Untuk jalan2 sharing cost (patungan biaya), kebanyakan trip organizer tidak memakai asuransi, tapi apabila nggak merasa aman, kita bisa urus asuransi perjalanan sendiri kok. Atau kita bisa minta orang pulau nya urus asuransi perjalanan kita, dengan cara memberikan nama2 peserta yang ikut rombongan beserta KTP id kita, lalu tinggal ngasih ongkos jalan ke contact person kita yang merupakan orang Pulau tersebut, dan dia yang akan urus asuransi nya. Biaya nya sekitar Rp 5,000/orang.
6. Perkiraan Biaya
Buatlah perkiraan biaya untuk 15 orang, karena menurut saya pribadi, 15 orang adalah ukuran pas untuk membawa rombongan. Makin sedikit jumlah rombongan, makin mahal harga saweran atau patungan nya. Makin banyak rombongan harga makin murah, tapi makin ribet ngurusnya, rempong boooo!. Budget yang dibutuhkan adalah biaya penginapan, transportasi kapal motor, transportasi kapal private untuk island hoping alias tour dari satu pulau ke pulau lainnya, uang tips buat pelatih snorkeling (bila mau memakai guru snorkeling buat beginner), juga makan dan minuman selama di pulau.
Di hampir setiap pulau tujuan wisata pun biasanya menyewakan alat2 snorkel dengan biaya rata2 Rp 30,000 Rp 35,000 untuk satu set nya (mask, snorkel, fins). Tapi ukuran fins biasa nya terbatas, jadi kalo kaki kamu itu kecil (34-36) atau malah besar (lebih dari 40), sebaiknya booking alat nya jauh2 hari, atau booking sendiri dari Jakarta, karena biasanya persediaan alat2 snorkeling di pulau itu ukuran nya terbatas.
7.\tAjakan Trip
Oke, apabila perkiraan biaya sudah selesai dibuat, silahkan posting dan informasikan ajakan ngetrip bareng ke teman2, lalu buka buka pendaftaran paling tidak dua minggu sebelum acara, supaya teman2 yang tidak terlalu aktif membuka email bisa ter update dengan undangan nya, dan teman2 yang diundang bisa mem forward informasi nya untuk mengajak teman2 dia lainnya.
8.\tRegistrasi dan Pembayaran
Setelah undangan disebar, minta agar peserta untuk segera transfer Down Payment (DP alais pembayaran dimuka) ke rekening yang telah disetujui, karena biasanya kita harus melakukan DP untuk pembayaran penginapan, sewa kapal dan makan/minuman dll dsb selama di pulau.
Biasakan untuk meminta DP dari (calon) peserta 1-2 minggu sebelumnya. Pendaftaran juga transfer biasa ditutup paling tidak 3 hari sebelum keberangkatan, supaya apabila ada yang mendadak batal, bisa digantikan oleh orang lain.
Jangan lupa bikin rules & regulation yang kita atur sendiri, misalnya apabila teman yang sudah bayar tapi mendadak tidak bisa ikutan, tentukan apakah uangnya itu hangus atau bisa digantikan oleh orang lain, etc etc.
Kalo saya sendiri mengadakan acara, biasanya saya lebih kejam, saya minta duitnya sudah di transfer penuh paling tidak 3 hari menjelang acara, kalo dia belum transfer, dia tidak bisa ikutan, jadi apabila ada teman yang udah confirm jauh2 hari bahwa dia mau ikutan tapi blom bayar, tau2 nya last minute beneran nggak ikutan dan ngak ada yg menggantikan, sehingga trip organizernya tidak harus nombok seperti yang terjadi di beberapa trip sharing cost lainnya. Biasanya, karena trip nya trip bersama teman2 sendiri, (bukan trip organizer) sang ketua sering segan atau sungkan nagih duit saweran ke para peserta, jadi ketika ada pesertanya ngak muncul, dia nombok dan rugi bandar, plus ngomel2 sepanjang perjalanan, hehehe
9.\tData2 Peserta
Kumpulkan data2 peserta berikut nama, no KTP (apabila memakai asuransi), yang paling penting no telp dan no telp yang bisa dihubungi in case of emergency untuk catatan kita dan untuk komunikasi juga dong ah.
10.\tBarang2 yang perlu dibawa, rules & regulations (do and dont)
Jangan lupa untuk mengecheck apakah barang2 yang diperlukan sudah dibawa semua ?
List of things to bring :
-\tBotol minuman
-\tMakanan extra (biscuit, roti, snack, etc)
-\tbaju renang/ bikini
-\tbaju ganti (kaos/clean pendek/ baju pantai)
-\tbaju dalam/ underwear
-\tsarung bali/ sarung pantai
-\tsendal jepit/sendal pantai
-\tkacamata hitam
-\ttopi
-\tsun block / sun lotion/ sun tanning / after sun lotion
-\tlotion anti nyamuk
-\thanduk
-\tperalatan mandi (sabun, shampoo, sikat gigi, odol)
-\tperlengkapan beribadah (bagi yang ingin membawa, karena biasanya traveler itu banyak yang ngeles musafir, hehe)
-\tnovel atau iPod untuk baca selama nyebrang 3 jam di laut
-\tHP & charger (tenaaaang, di Kepulauan Seribu sinyal nya kenceng kok, so masih bisa update status facebook, hehe)
-\tKamera & charger
-\tUnderwater camera & charger
-\tKabel terminal (buat charger baterai rame2)
-\tSenter
-\tTenda atau hammock bila kemping atau pengen leyeh2 di pantai
-\tPeralatan snorkeling (masker/google, fins, life jacket). Bagi yang tidak punya, barang2 ini bisa sewa di banyak tempat penyewaan di Jakarta atau di Pulau Pramuka
-\tDry Bag (PENTING) untuk meletakkan barang2 elektronik atau kamera supaya tidak basah kena air)
-\tPeralatan masak (hanya untuk yang mau kemping)
-\tTas plastik (untuk meletakkan baju2 basah setelah berenang)
-\tTas plastik (untuk membuang sampah selama di perjalanan)
-\tAlat2 P3K, terlebih2 betadine dan tensoplast karena biasa nya kalo kita snorkeling suka kebaret2 alias tersayat2 sedikit tergores karang! Kalo tersayat karena luka hati abis putus cinta mendingan ngak usah ikutan kali ya, supaya nggak nangis melulu selama di pulau *pengalaman bawa peserta yang abis putus cinta*. Jangan lupa beli, bawa dan minum antimo atau tolak angin bagi yang punya hobby mabuk laut. Tapi jangan khawatir, di kapal motor biasanya tersedia kamar mandi kecil untuk yang ingin buang air kecil atau muntah karena mabuk laut.
11.\tIntroduction, itinerary, Ice breaking /Games, Closing
Dua atau tiga hari sebelum keberangkatan, sebaiknya kita check kembali semua bookingan kita, untuk lebih meyakinkan bahwa penginapan, kapal, makanan semuanya sudah sesuai dengan pesanan, jadi kalo ada yg tidak sesuai, tinggal diurus hingga sesuai dengan keinginan. Check juga apakah semua orang telah membayar uang patungan tadi, jadi jangan sampai bandar rugi dong ah! Apabila ada yang perlu menyewa peralatan snorkeling, harap ingat untuk mencatat dan membooking nya terlebih dahulu beserta ukuran fins (sepatu katak) nya.
Pada hari H nya setelah 15 orang peserta terkumpul ditempat dan waktu yang sudah ditentukan, biarpun sebelumnya kamu mungkin sudah berkomunikasi dengan para peserta melalui email, sebagai ketua rombongan ada baiknya kamu memperkenalkan diri kepada semua peserta rombongan, lalu memberikan keterangan singkat mengenai itinerary & run down program. Jangan lupa berdoa sebelum berangkat. Biasanya selesai berdoa sayya menjadi lebih tenang secara akan nyebrang laut lepas naek kapal ojek yang lama nya 3 jam aja loh booo!
Ingatkan kepada semua peserta apabila sudah naik kapal motor agar masing2 mengambil posisi yang nyaman. Apabila ingin memisahkan diri dari rombongan, agar setibanya di tempat tujuan wisata agar berkumpul di dermaga.
12.\tPenutup
Untuk pulangnya, jangan lupa untuk mengecek semua peralatan dan perlengkapan, jangan sampai ada yang tertinggal. Jangan lupa untuk menyelesaikan pembayaran dan pamitan kepada orang2 pulau ditempat kita menyewa penginapan, kapal ojek buat island hopping dsb. Ini penting, karena selain menjaga tali silaturahmi, biasanya, makin kita kenal dekat sama mereka, kadang2 kita suka dikasih diskon harga sewa ! hihihi
13.\tUcapan terima kasih, CD burning day, FB
Setelah selesai perjalanan, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, bisa disampaikan pada saat akhir perjalanan (sebelum berpisah ke rumah masing2) atau bisa diucapkan dalam bentuk thank you note yang bisa dikirimkan melalui email. Di email tersebut, kalian bisa saling bertukar id di facebook untuk saling nge tag photo, dan bisa mengajak teman2 seperjalanan tersebut untuk bertemu kembali dalam rangka tukeran photo alias CD burning day yang biasanya dilaksanakan 1 atau 2 minggu setelah acara ngetrip bareng.
Ok, saya rasa, dengan panduan seperti ini, pastinya kamu sudah berani dan bisa bikin sendiri perjalananmu ke pulau pramuka dan pantai2 eksis diseluruh Indonesia dooonngg ? Happy backpacking, flashpacking, dang laing laing ! nanti kalo sudah berhasil jangan lupa kasih tau saya yah !!! :-)))
PS. Kenapa di chapter ini saya banyak memakai kata2 jangan lupa ya ???
Spot2 snorkeling yang bisa dan biasa dikunjungi sekitar Kepulauan Seribu :
-\tTaman Bawah Laut APL
-\tPulau Semak Daun
-\tPulau Balik Layar
-\tPulau Karya
-\tPulau Payung
-\tPulau Karang Bolong
-\tKotok Besar
-\tKotok Kecil
-\tPulau Air
-\tPulau Kelor Barat
-\tPulau Tongkeng
-\tPulau Panjang
-\tPulau Pamegaran
-\tEtc
Sumber link tulisan :
Budget Transportasi Perjalanan Backpacker Ke Bali
Disini saya akan posting biaya perjalanan saat backpacker ke bali pada tanggal 27 September 2011
Karna domisili saya berada di Cilegon - Banten maka saya akan mulai start lokasi dari Cilegon yaitu terminal PCI.
Start Terminal PCI dengan Bus ke terminal Kp.Rambutan = 20.000
Setelah sampai Terminal Kp.Rambutan disambung dengan busway menuju Stasiun Kota = 3000
Sampai stasiun kota lalu naik kreta ekonomi non AC menuju Stasiun Madiun = 38000
Dari stasiun madiun lalu naik kreta lagi menuju Stasiun Banyuwangi = 38000
Sesampainya di Banyuwangi lalu menuju ke pelabuhan ketapang dengan berjalan kaki, setelah itu naik kapal laut dengan membeli tiket seharga = 7000
setelah itu disambung langi dengan naik bus menuju ubung = 25000
Jadi total semuanya 131000
Total PP 131000 x 2 = 262000
Itu total bersih perjalanan dari Cilegon menuju Terminal Ubung-Denpasar Bali. Perjalanan itu tidak dilakukan dalam 1 hari karna jadwal kreta ekonomi non AC berbeda waktunya dan saya memesan tiket itu 1 minggu sebelum keberangkatan karna hawatir kehabisan tikat pas hari H. Saya juga memanfaatkan waktu singgah seperti di madiun untuk eksplor kota madiun karna backpacker bukan hanya menuju satu tempat tujuan saja yaitu memanfaatkan waktu untuk mengetahui tempat yang kita lewati. Backpacker menurut saya bukanlah tempat terahir yang kita tuju namun beberapa tempat yang terlewati dan makna dari perjalanan itu.
Segitu saja dulu postingan saya, lain waktu saya akan membuat FR dengan cerita lebih lengkapnya. Jika ada yang perlu di tanyakan silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar atau invite kontak Bb. Terimakasih
Wasalam..
Karna domisili saya berada di Cilegon - Banten maka saya akan mulai start lokasi dari Cilegon yaitu terminal PCI.
Start Terminal PCI dengan Bus ke terminal Kp.Rambutan = 20.000
Setelah sampai Terminal Kp.Rambutan disambung dengan busway menuju Stasiun Kota = 3000
Sampai stasiun kota lalu naik kreta ekonomi non AC menuju Stasiun Madiun = 38000
Dari stasiun madiun lalu naik kreta lagi menuju Stasiun Banyuwangi = 38000
Sesampainya di Banyuwangi lalu menuju ke pelabuhan ketapang dengan berjalan kaki, setelah itu naik kapal laut dengan membeli tiket seharga = 7000
setelah itu disambung langi dengan naik bus menuju ubung = 25000
Jadi total semuanya 131000
Total PP 131000 x 2 = 262000
Itu total bersih perjalanan dari Cilegon menuju Terminal Ubung-Denpasar Bali. Perjalanan itu tidak dilakukan dalam 1 hari karna jadwal kreta ekonomi non AC berbeda waktunya dan saya memesan tiket itu 1 minggu sebelum keberangkatan karna hawatir kehabisan tikat pas hari H. Saya juga memanfaatkan waktu singgah seperti di madiun untuk eksplor kota madiun karna backpacker bukan hanya menuju satu tempat tujuan saja yaitu memanfaatkan waktu untuk mengetahui tempat yang kita lewati. Backpacker menurut saya bukanlah tempat terahir yang kita tuju namun beberapa tempat yang terlewati dan makna dari perjalanan itu.
Segitu saja dulu postingan saya, lain waktu saya akan membuat FR dengan cerita lebih lengkapnya. Jika ada yang perlu di tanyakan silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar atau invite kontak Bb. Terimakasih
Wasalam..
Semua Tentangku
Nama : Heri Firmansyah
Email : Herifirmansyah89@gmail.com
Pin Bb : 21E34114
Saya adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Saya mohon maaf sebesar besarnya jika ada tulisan yang salah atau postingan saya yang salah, Jika ada salah satu postingan yang menyinggung pihak lain atau saya lupa mencantumkan link dari postingan anda yang sudah saya posting di blog ini silahkan anda tegur saya melalui email atau lewat kolom komentar, jika anda minta postingan itu dihapus maka saya akan segera menghapusnya, Saya mengakui bahwa semua postingan yang ada di blog ini bukan murni hasil postingan saya sendiri dan mungkin ada bebrapa paragraf atau artikel disini hasil copas, maka dari itu saya bersedia menerima kritikan dari anda. Terimakasih..
Email : Herifirmansyah89@gmail.com
Pin Bb : 21E34114
Saya adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Saya mohon maaf sebesar besarnya jika ada tulisan yang salah atau postingan saya yang salah, Jika ada salah satu postingan yang menyinggung pihak lain atau saya lupa mencantumkan link dari postingan anda yang sudah saya posting di blog ini silahkan anda tegur saya melalui email atau lewat kolom komentar, jika anda minta postingan itu dihapus maka saya akan segera menghapusnya, Saya mengakui bahwa semua postingan yang ada di blog ini bukan murni hasil postingan saya sendiri dan mungkin ada bebrapa paragraf atau artikel disini hasil copas, maka dari itu saya bersedia menerima kritikan dari anda. Terimakasih..
Langganan:
Komentar (Atom)

Kaskus Travel Domestik